Bus Listrik TransJogja, Salah Satu Implementasi Dana Istimewa bagi Transportasi Umum

Kehadiran bus listrik di DIY menjadi bukti komitmen pemerintah memanfaatkan dana istimewa secara tepat guna.

Copyright: Kompas.com

Ada pemandangan baru kalau melewati bandara lama Adisucipto, beberapa bus medium berwarna ungu terparkir dengan tulisan 100% electric bus di kacanya. Dengar-dengar pengadaan ini menggunakan Dana Istimewa dengan nilai pengadaan per unit nya mencapai 3 miliar rupiah. Bus ini bakal digunakan sebagai upaya ngurangin polusi udara dan sebagai armada baru Trans Jogja yang rutenya melewati beberapa kawasan sumbu filosofi. Pengadaan ini patut diacungin jempol karena selama ini TransJogja masih berkutat dengan armada bus diesel yang sudah cukup berumur yang asap pekatnya bisa buat nutupin jalan. 

Tahukah Kamu

Inovasi seperti ini layak untuk diapresiasi karena telah menjadi upaya untuk mengurangi polusi udara. Terlebih kota Jogja terkenal sebagai wilayah yang panas dan Trans Jogja yang armadanya masih menggunakan solar cenderung memperparah kondisi yang ada. Harapannya agar uji coba bus listrik ini bisa berkelanjutan dan menjadi awal dari peremajaan armada bus Trans Jogja. Hal seperti ini juga membuktikan kalau dana istimewa yang menjadi privillege Daerah Istimewa Yogyakarta bisa menjadi instrumen untuk mewujudkan transportasi yang ramah lingkungan dan nyaman bagi masyarakat.